Jumat, 28 September 2012

Pelatihan Pengenalan Hama dan Penyakit Tanaman Padi



Identifikasi hama dan patogen merupakan salah satu faktor penentu dalam keberhasilan pengendalian hama dan penyakit pada tanaman padi. Pengenalan jenis-jenis hama dan patogen dan kerusakan yang ditimbulkan merupakan langkah penting yang dapat membantu dalam menentukan strategi pengendaliannya.

Ketidaktahuan petani pelaku usaha pertanian terhadap hama dan penyakit tanaman sering menimbulkan inefisiensi dalam melakukan tindakan pengendalian. Sekedar contoh banyak petani menyemprot tanaman dengan insektisida padahal tanaman tersebut tidak terserang serangga hama, tetapi terserang oleh cendawan yang seharusnya disemprot dengan fungisida.

Beberapa jenis hama dan penyakit tanaman padi menunjukkan gejala kerusakan yang sangat spesifik yang mudah dikenali. Kelompok serangga hama seperti kumbang, kupu-kupu, wereng-werengan dan beberapa tungau dapat dikenali dengan mudah karena bentuknya yang khas. Demikian pula gejala seperti bekas gerigitan, korokan pada daun, bintik-bintik nekrotik pada berbagai tanaman menjadi ciri yang mudah dikenali. Patogen penyebab penyakit padi terdiri dari golongan virus, bakteri, cendawan dan nematoda dapat dengan mudah dibedakan dari gejala dan tanda penyakit yang ditimbulkan seperti kerdil, mosaik, bercak nekrotik, hawar daun, dan lain sebagainya. Dengan demikian para petani akan sangat mudah mengenalinya tanpa prosedur ilmiah yang rumit.


Tujuan pelatihan ini adalah pengenalan jenis-jenis hama dan penyakit penting pada tanaman padi.

Peserta pelatihan ini adalah Petani Padi Andalan Jawa Barat dari sentra pertanaman padi di Indramayu, Subang, Kuningan, Majalengka, Cirebon, Karawang dan Bekasi dengan jumlah peserta 101 orang.


Pelatihan  dilaksanakan pada hari Selasa, 25 September 2012 di Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor, Darmaga, Bogor.



PEMBICARA DAN NARASUMBER

Pembicara Kuliah Hama Padi : Dr. Ir. Ruly Anwar

Pembicara Kuliah Hama Padi : Dr. Ir. Suryo Wiyono

Narasumber Diskusi : Dr. Ir. Hermanu Triwidodo

Moderator Diskusi : Dr. Ir. Idham Sakti Harahap



PEMANDU KUNJUNGAN

Museum Serangga : Dra.Dewi Sartiami, MS

Klinik Tanaman : Dr. Ir. Efi Toding Tondok

Lab. Fisiologi dan Toksikologi : Herma Amalia, SP, MS


Kamis, 05 April 2012

Pelatihan untuk Staf Karantina Pertanian Timor Leste


Timor Leste sebagai negara yang baru berdiri perlu meningkatkan skill para staf yang bekerja di berbagai bidang kementerian, diantaranya Kementerian Pertanian. Dalam rangka menyambut perdagangan dunia, Timor Leste memandang Badan Karantina sebagai gerbang yang penting untuk menyeleksi bagi keluar masuknya komoditi. 
Identifikasi hama dan patogen merupakan salah satu faktor penentu dalam proses karantina tumbuhan sebelum suatu komoditi memasuki suatu negara.  Pengenalan jenis-jenis hama dan patogen dan kerusakan yang ditimbulkan merupakan langkah penting yang dapat membantu dalam menentukan strategi pengendaliannya.  Pengetahuan dan keahlian Staf Badan Karantina Tumbuhan semestinya terus diperbarui dan ditingkatkan mengingat begitu cepatnya dinamika hama dan penyakit tumbuhan yang terjadi di dunia.

Karena itu Kementerian Pertanian Timor Leste meminta kepada Departemen Proteksi Tanaman, Institut Pertanian Bogor untuk dapat memberikan pelatihan kepada staf Badan Karantina Timor Leste. Materi pelatihan yang diberikan antara lain teknik serologi dan molekuler, identifikasi hama dan penyakit benih, metode sampling dan identifikasi hama.

Tujuan pelatihan ini adalah pengenalan teknik-teknik identifikasi hama dan penyakit tanaman penting.  Peserta  pelatihan i adalah Staf Karantina dan Keamanan Hayati Departemen Pertanian Timor Leste dengan jumlah peserta  5 orang Pelatihan akan dilaksanakan pada tanggal 8 Maret – 4 April 2012 di Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor, Darmaga, Bogor.  Peserta tinggal di Asrama Amarilis selama pelatihan.

Bertindak selaku instructor adalah   Dr. Abdjad Asih Nawangsih,  Dr Suryo Wiyono, Dr Widodo,  Dr.Efi Toding,  Dr Sri Hendrastuti,   Dr. Nina Maryana,   Dewi Sartiami, MS,  Dr Endang Nurhayati ,  Dr. Idham Sakti,  Dr Tri Asmira Damayanti,  Dr Purnama Hidayat,  Prof. Dr.Meity Sinaga,  Ir. Ivone Oley Sumaraw, MS,  Dr Sugeng Santoso,  Dr Ali Nurmansyah,  Dr Supramana,  Dr Sri Sudarmiati .

Pada akhir periode pelatihan peserta diajak mengunjungi taman buah Mekarsari, Cileungsi Bogor.